Tingkat Suku Bunga Nominal

Tingkat suku bunga biasanya ditetapkan secara tahunan. Penggunaan perjanjian-perjanjian yang dibuat memungkinkan tingkat suku bunga untuk diatur secara khusus sehingga bunga dapat dibayarkan beberapa kali dalam satu tahun. Misalnya, per bulan, per tiga bulan, per enam bulan, dan sebagainya.

Sebagai contoh, pembayaran selama satu tahun dapat dibagi menjadi empat kali tiga bulanan dengan tingkat suku bunga 2.5 % per tiga bulan. Sama hal nya jika dikatakan 10% dibayarkan pertiga bulan dalan satu tahun. Biasanya, tingkat suku bunga itu dikatakan sebagai “ 10% yang bersusun setiap 3 bulan ”. Apabila dikatakan dengan cara tersebut, maka tingkat suku bunga 10% disebut tingkat suku bunga nominal dan dinyatakan sebagai notasi r.

Nilai mendatang untuk pinjaman sebesar Rp 1.000,- pada akhir tahun pertama dengan tingkat suku bunga10% yang bersusun setiap tiga bulan  adalah :

F4 = 1.000 (1 + 0,025)4 = 1.103,81

Apabila disepakati untuk menggunakan tingkat suku bunga 10% yang dibayarkan hanya sekalidi akhir tahun, maka :

F1 = 1.000 (1 + 0,10)1 = 1.100

Pembayaran bunga yang dilakukan lebih dari sekali dalam satu tahun melibatkan nilai diakhir tahun lebih besar dibandingkan dengan jika bunga hanya dibayarkan sekali dalam satu tahun.

Tingkat suku bunga efektif

Jika pembayaran bunga dilakukan lebih dari sekali dalam setahun, tingkat suku bunga sesungguhnya akan lebih tinggi daripada tingkat suku bunga nominal. Tingkat suku bunga sesungguhnya atau yang dibayarkan secara tepat pada pinjaman selama setahun disebut tingkat suku bunga efektif.

Tingkat suku bunga efektif biasanya dinyatakan pertahun. Kecuali bila dinyatakan lain secara khusus. Dalam buku ini, tingkat suku bunga efektif dinyatakan sebagai notasi i. Hubungan antara tingkat suku bunga efektif, I, dengan tingkat suku bunga nominal, r, adalah :

i =

dengan m adalah frekuensi pembayaran bunga dalam satu periode bunga efektif.

Tingkat suku bunga efektif menggambarkan perbandinga antara bunga yang dibayarkan untuk satu tahunnya terhadap jumlah uang pinjaman pokok yang diterima. Untuk sejumlah pinjaman sebesar Rp 1.000,- dengan tingkat suku bunga nominal 10% yang dibayarkan per tiga bulan, diperoleh :

i = =  = 10,381%

atau

i = = i =  = 10,381%

hasil perhitungan tersebut menunjukkan bahwa suatu tingkat suku bunga nominal 10%yang bersusun setiap tiga bulan adalah ekuivalen dengan tingkat suku bunga efektif 10,381% per tahun.

Table 4.1 memperlihatkan tingkat suku bunga efektif untuk beberapa tingkat suku bunga nominal dan frekuensi pembayaran bunga per tahun.

Frekuensi Pembayaran Bunga per Tahun, m Tingkat Suku Bunga Efektif untuk Tingkat Suku Bunga Nominal dari
6,00% 8,00% 10,00% 12,00% 15,00% 18,00%
1 x (tahunan) 6,00% 8,00% 10,00% 12,00% 15,00% 18,00%
2 x (enam bulanan) 6,09% 8,16% 10,25% 12,36% 15,56% 18,81%
3 x (empat bulanan) 6,12% 822% 10,34% 12,49% 15,76% 19,10%
4 x (tiga bulanan) 6,14% 8,24% 10,38% 12,55% 15,87% 19,25%
6 x (dua bulanan) 6,15% 8,27% 10,43% 12,62% 15,97% 19,41%
12 x (bulanan) 6,17% 8,30% 10,47% 12,68% 16,08% 19,56%
52 x (mingguan) 6,18% 8,32% 10,51% 12,73% 16,16% 19,68%
365 x (harian) 6,18% 8,33% 10,52% 12,75% 16,18% 19,72%

 _____________________________________________________

Contoh1:

Sebuah bank penerbit kartu kredit membebankan tingkat suku bunga sebesar 2,75% per bulan pada saldo rekening kartu kredit yang belum dibayar. Menurt pihak bank, tingkat suku bunga tahunannya yang berlaku adalah sebesar 12% (2,75%) = 33% berapakah tingkat suku bunga efektif per tahun yang dibebankan kepada nasabah ?

Penyelesaian :

r = 33% per tahun

m = 12 x pembayaran bunga per tahun

i = = i =  = 38,48%

tingkat suku bunga efektif yang dibebankan kepada nasabah sebesar 38,48% per tahun .

Contoh 2 :

Seseorang mendepositokan uangnya sebesar Rp 10.000.000,- di bank dengan tingkat suku bunga nominal per tahun sebesar 12% yang bersususn setiap bulan. Berapakah jumlah depositonya setelah ditambah bunga yang diperoleh selama dua setengah tahun ?

Penyelesaian :

r = 12% per tahun

m = 12 x pembayaran bunga per tahun

Bunga per bulan =  = = 1%

F = P (F/P, i, n)

= 10000000 (F/P, 1%, 30)

= 10000000 ( 1,34785 )

= 13.478.500

Jumlah deposito setelah ditambah bunga yang diperoleh selama dua setengah tahun adalah Rp 13.478.500

SUMBER : kk.mercubuana.ac.id/files/92008-7-532666132278.doc